Tanggerang, 15 Oktober 2025. BATAVIAINEWS.COM – Polisi menangkap tiga pria terkait aksi dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap sejumlah orang dengan modus pura-pura membeli mobil lewat sistem cash on delivery (COD) di Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Informasi soal peristiwa itu turut beredar di akun Instagram @wargajakarta.id. Dalam video yang diunggah, terlihat tiga korban saling mengoleskan balsem ke punggung satu sama lain yang penuh luka cambukan.
Baca Info Lainnya
- Bupati Puncak Kunjungi Prajurit Satgas Yonif 700/Wyc di Titik Kuat Bendungan, Sinergi Semakin Kuat untuk Membangun Tanah Papua (253)
- Ayah Cabuli Anak Kandung Usia 4 Tahun di Amankan Polres Kampar . (241)
- Perkuat Komitmen Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Meranti dan BRK Syariah Sepakati Kerjasama Layanan Perbankan. (162)
- Penemuan Granat Dalam Jumlah Banyak Ini Sontak Menjadi Perbincangan Hangat Di MMasyarakat Curug Wetan. (145)
- Bunda PAUD Meranti Tinjau Langsung Program MBG di Tebingtinggi (138)
Masih dalam video itu, tampak para pelaku dengan santai merekam aksi penyiksaan itu sendiri. Salah satu pelaku terlihat membawa benda yang diduga digunakan untuk menghajar korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi menerangkan peristiwa bermula saat para pelaku berpura-pura menjadi pembeli mobil yang dijual oleh korban.
“Kemudian mendatangi korban, korban yang berencana menjual mobil kemudian dilakukan penganiayaan,” kata Ade Ary kepada wartawan, Rabu (15/10).
Disampaikan Ade Ary, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tiga orang pelaku pun berhasil ditangkap pada Selasa (14/10).
Ade Ary menyebut saat ini para pelaku masih diperiksa secara intensif penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Subdit Resmob terus melakukan pendalaman. Ada tiga orang yang diamankan, dan saat ini masih didalami serta dikembangkan,” ucap dia.



















